UKM MAPALA KOMPAS ITB STIKOM BALI PENDIDIKAN DASAR XIII

Denpasar – Pendidikan Dasar Mapala Kompas ITB STIKOM Bali merupakan acara simbolis wajib tahunan yang menandakan pergantian status Calon Anggota menjadi Anggota Mapala Kompas ITB STIKOM Bali. Tahun ini Pendidikan Dasar dilaksanakan di Danau Buyan pada 07 – 11 Februari 2024.

Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan selama 5 (lima) hari dimana kita menekankan dan mengajarkan kepada Calon Anggota mengenai pentingnya rasa kekeluargaan dan mempunyai mental yang baik saat berkegiatan dialam, selain itu Calon Anggota juga mendapatkan pembekalan apa saja hal dasar yang perlu mereka ketahui untuk berkegiatan dialam.

Pada tanggal 07 Februari dimana menjadi hari pertama terlaksanakannya kegiatan Pendidikan Dasar XIII Mapala Kompas ITB STIKOM Bali kami melakukan upacara pelepasan yang bertepat di halaman belakang Kampus ITB STIKOM Bali, Upacara pelepasan selesai kami melanjutkan perjalanan ke lokasi kegiatan. Navigasi Darat menjadi materi pertama yang mereka praktikkan pada kegiatan ini. Menggunakan peta dan kompas untuk mencari tempat tujuan mereka selanjutnya, mempraktikan cara membaca garis kontur serta menembak menggunakan kompas untuk mengetahui posisi dimana mereka berpijak.

Memasuki hari kedua pada 08 Februari peserta mendapatan praktik Pertolongan Pertama Gawat Darurat dari Mapala Tresna Ring Gumi tentang pembidaian luka luka yang memungkinkan terjadi saat kita berkegiatan dialam, Selanjutnya materi dan juga praktik snake handling dari pemateri Widya Sarpa dimana peserta bisa mengetahui sedikit tidaknya perbedaan ular berbisa dan tidak berbisa serta penanggulangannya jika terkena gigitan ular, Diakhiri dengan penekanan tentang baik serta pentingnya berorganisasi di lingkungan kampus oleh demis Mapala Kompas.

Keesokan paginya tanggal 09 Februari diawali dengan pemberian materi Rock Climbing yang dimana peserta mempelajari dan membuat simpul serta jerat untuk mereka gunakan pada praktik Single Rope Technique, yang dimana peserta menggunakan satu tali untuk bergerak di lintasan vertikal. Dilanjutkan dengan kegiatan survival hingga hari berikutnya.

Hari keempat tanggal 10 Februari masih melanjutkan kegiatan survival, survival sendiri adalah dimana kita bertahan hidup dengan bahan makanan dan minuman yang terbatas, kegiatan ini bertujuan untuk melatih skill bertahan hidup jika semisal tersesat di hutan dengan waktu yang tidak bisa ditentukan.Tentu dengan dibekali ilmu survival seperti buah atau makanan apa saja yang bisa dimakan dan tidak beracun, membuat penampungan air hujan dan cara filterisasi air.

Tepat pada tanggal 11 Februari 2024 pagi kami melaksanakan upacara pelantikan Calon Anggota Mapala Kompas menjadi Anggota Mapala Kompas ITB STIKOM Bali dengan pemberian scraft tanda keanggotaan dan dihadiri oleh demis serta pembina Mapala Kompas, dan resmi menerima keluarga baru yang berjumlah 19 orang.